Provinsi per partai pemenangDPR RI 2024
38provinsi
GOLKAR 14PDIP 11GERINDRA 6NASDEM 4
Perolehan partai DPR RI5 besar nasional
PDIP
16,7%
GOLKAR
15,3%
GERINDRA
13,2%
PKB
10,6%
NASDEM
9,7%
Komposisi 580 kursi8 partai lolos ambang
580kursi
PDIP 110GOLKAR 102GERINDRA 86NASDEM 69
Kursi paling tipiskekurangan suara penantang
JAWA BARAT I
390suara
KALIMANTAN TIMUR
390suara
NUSA TENGGARA BARAT I
449suara
JAWA TENGAH X
939suara
PEMILU 2024 · 38 PROVINSI · 84 DAPIL · 580 KURSI DPR RI

Seluruh Pemilu 2024,
dari peta nasional sampai satu TPS.

Peta interaktif, profil 84 dapil, dan simulasi kursi dari hasil resmi KPU, siap dipakai tim pemenangan. Netral untuk semua partai, dengan setiap angka tertelusur ke sumbernya.

Partai pemenang DPR RI per provinsi · Pemilu 2024
Angka resmi SK KPU 360/2024, dijumlah per dapil · garis halus = batas kabupaten · arahkan kursor
GOLKAR 14 provPDIP 11 provGERINDRA 6 provNASDEM 4 provPKB 1 provPKS 1 provPAN 1 provDi platform: peta ini interaktif sampai kelurahan/desa, dengan basemap satelit.
38 provinsi84 dapil DPR RI514 kab/kota7.277 kecamatan83.731 kel/desa820.161 TPS204.807.222 pemilih (DPT)
01

Angka resminya, tanpa membuka PDF lampiran

Rekapitulasi Keputusan KPU 504/2024 dan SK 360/2024 tersaji siap pakai. Tiga contoh di bawah digambar dari angka yang sama dengan yang ada di platform.

Pilpres 2024 · perolehan nasional
Resmi KPU · Keputusan 504/2024 · suara sah 164.227.475
02 · Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming58,59%
96.214.691 suara
01 · Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar24,95%
40.971.906 suara
03 · Ganjar Pranowo – Mahfud MD16,47%
27.040.878 suara

Selesai dalam satu putaran. Di platform, angka ini terbuka per provinsi, dapil, kecamatan, hingga TPS, berdampingan dengan hasil legislatif di wilayah yang sama.

Komposisi 580 kursi DPR RI 2024–2029
Penetapan resmi KPU · 8 partai lolos ambang parlemen 4%
580KURSI DPR RI 2024–2029
PDIP 110GOLKAR 102GERINDRA 86NASDEM 69PKB 68PKS 53PAN 48DEMOKRAT 44
Suara partai DPR RI 2024 · 18 partai nasional
Resmi KPU · SK 360/2024 · suara sah 151.796.631 · garis putus-putus = ambang parlemen 4%
4%
PDIP
16,72%110 kursi
GOLKAR
15,29%102 kursi
GERINDRA
13,22%86 kursi
PKB
10,62%68 kursi
NASDEM
9,66%69 kursi
PKS
8,42%53 kursi
DEMOKRAT
7,43%44 kursi
PAN
7,24%48 kursi
PPP
3,87%0
PSI
2,81%0
PERINDO
1,29%0
GELORA
0,84%0
HANURA
0,72%0
BURUH
0,64%0
UMMAT
0,42%0
PBB
0,32%0
GARUDA
0,27%0
PKN
0,22%0

PPP berhenti di 3,87%, kurang sekitar 197 ribu suara dari ambang, dan selisih itu tersebar di 84 dapil. Cerita semacam ini dapat dibedah per dapil dan per kabupaten di dalam platform.

02

Di mana 580 kursi itu sebenarnya berada

Kekuatan elektoral tidak tersebar merata. Lebih dari separuh kursi DPR RI terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara sisanya terbagi di enam kawasan lain. Peta koalisi dan strategi nasional mana pun berangkat dari kenyataan ini.

Distribusi 580 kursi DPR RI per kawasan
Kursi & dapil per kelompok pulau · penetapan resmi KPU · SK 360/2024
Jawa
306 kursi52,8% · 39 dapil
Sumatera
126 kursi21,7% · 17 dapil
Sulawesi
50 kursi8,6% · 8 dapil
Kalimantan
40 kursi6,9% · 7 dapil
Bali & Nusa Tenggara
33 kursi5,7% · 5 dapil
Papua
18 kursi3,1% · 6 dapil
Maluku
7 kursi1,2% · 2 dapil

Jawa memegang 306 dari 580 kursi (52,8%) yang tersebar di 39 dapil. Di dalam platform, setiap kawasan bisa dibuka sampai ke provinsi, dapil, dan TPS penyusunnya.

03

Sepuluh kursi yang nyaris berpindah tangan

Dengan menghitung ulang pembagi Sainte-Laguë (metode resmi KPU) atas perolehan resmi per dapil (SK 360/2024), terlihat berapa tambahan suara yang dibutuhkan penantang terdekat untuk merebut kursi terakhir. Sebagai gambaran, satu TPS rata-rata berisi sekitar 185 suara sah.

DapilKursiKursi terakhir dipegangPenantang terdekatKekurangan suara
JAWA BARAT I7GOLKARNASDEM390
KALIMANTAN TIMUR8PANDEMOKRAT390
NUSA TENGGARA BARAT I3PKSPAN449
JAWA TENGAH X7PKSPAN939
JAWA TENGAH V8PANPKB1.246
BANTEN II6PDIPDEMOKRAT1.425
JAWA TIMUR IV8GERINDRAPAN1.582
SULAWESI BARAT4PANGOLKAR1.854
RIAU II6PANNASDEM2.672
KALIMANTAN SELATAN II5PANPDIP2.795

Platform menghitung posisi seperti ini untuk seluruh 580 kursi, lalu menunjukkan di kabupaten, kecamatan, dan desa mana selisih itu paling mungkin ditutup. Pertanyaannya, kursi Anda termasuk yang perlu dipertahankan atau yang bisa direbut?

04

Peta yang sama, empat tingkat lebih dalam

Jawa Barat adalah provinsi dengan kursi terbanyak: 11 dapil, 91 kursi DPR RI. Diperbesar per kabupaten, pola yang tak terlihat di angka provinsi langsung terbaca. PKS unggul di kota-kota penyangga Jakarta (Depok, Bekasi, Bogor, Cimahi), Gerindra menguasai poros selatan, Golkar kuat di jalur pantura dan Priangan timur, sementara PDIP bertahan di kantong Cirebon dan Majalengka.

Di dalam platform, zoom tidak berhenti di kabupaten. Dua tingkat lagi tersedia, yakni kecamatan lalu kelurahan/desa, dengan pilihan peta terang, gelap, atau citra satelit. Klik wilayah mana pun untuk membuka hasil empat jenjang pemilu di wilayah tersebut: Pilpres dengan margin, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota.

  • Zoom provinsi → kabupaten → kecamatan → kelurahan/desa
  • Klik wilayah = rincian empat jenjang di titik itu
  • Lensa partai: warnai peta dari sudut pandang partai Anda
Jawa Barat per kabupaten/kota
Pemenang DPR RI per kab · rekap Sirekap KPU
PKSGERINDRAGOLKARPDIPPKB
05

Setiap dapil punya profilnya sendiri, ke-84-nya

Berikut profil dapil JAWA BARAT X sebagaimana tampil di platform, dengan angka sebenarnya. Dapil Anda memiliki halaman yang sama.

DAPIL 32-10
JAWA BARAT X
Kab. Ciamis · Kab. Kuningan · Kota Banjar · Kab. Pangandaran
7kursi
8.299 TPS656 wilayah1.298.961 suara sah
PDIP
17,1%1 kursi
GERINDRA
16,5%1 kursi
GOLKAR
13,7%1 kursi
PKB
11,7%1 kursi
PKS
10,3%1 kursi
PAN
7,3%1 kursi
PPP
6,9%0 kursi
NASDEM
6,7%1 kursi
PPP unggul suara (6,9%) tapi 0 kursi karena partai gagal ambang 4% nasional; kursi ke-7 justru jatuh ke NasDem (6,7%).
Telusur berjenjang di halaman yang sama
Nasional38 provinsi
DapilJAWA BARAT X
KabupatenKab. Ciamis
KecamatanKec. Panumbangan
Kel / Desa83.731 tersedia
TPSsuara per caleg
  • Rekap partai + alokasi kursi Sainte-Laguë
  • Caleg terpilih dan peringkat suara internal partai
  • Analisis kandidat kuat, tergeser, dan transfer suara
  • Nama wilayah ditulis manusiawi, kode Kemendagri cukup jadi tooltip
  • Alamat halaman tetap per dapil, mudah dibagikan ke tim
Buka dapil Anda
06
STUDI KASUS · DATA NYATA · SATU DAPIL, SEMUA LINI

Menang 89.056 suara di lapangan, kalah oleh ambang nasional

JAWA BARAT X memilih 7 anggota DPR RI dari 1.298.961 suara sah di 8.299 TPS. Di dapil ini PPP justru mengungguli NasDem 2.239 suara dan menang di tiga dari empat kabupaten, namun tetap pulang tanpa kursi. Sebabnya bukan di dapil, melainkan di gerbang nasional: PPP gagal ambang parlemen 4% (3,87%), sehingga seluruh suaranya se-Indonesia gugur dari alokasi. Kursi ketujuh justru jatuh ke NasDem. Inilah interaksi aturan yang mudah terlewat, dan justru yang menentukan.

7kursi diperebutkan
89.056 → 0suara PPP menguap · gugur ambang
3,87%PPP nasional · gagal ambang 4%
NasDemperaih kursi ke-7 (86.817)
Duel kursi terakhir (ke-7)
Sainte-Laguë atas perolehan resmi · hanya partai lolos ambang yang dihitung
PPP0 KURSI · GUGUR AMBANG
89.056 suara · caleg puncak K.H. Asep A. Maoshul Affandy (42.333)
NASDEMDAPAT KURSI KE-7
86.817 suara · caleg puncak Dr. Shohibul Imam (44.453)
Gerbang ambang parlemen nasional 4%PPP 3,87% · GUGUR
Kurang ≈ 197 ribu suara dari ambang. Karena gagal 4% nasional, seluruh suara PPP se-Indonesia gugur dari alokasi kursi DPR RI, termasuk 89.056 suara yang dimenangkannya di dapil ini.

PPP unggul 2.239 suara atas NasDem, tapi keunggulan lapangan itu tak berarti tanpa lolos gerbang nasional. Kursi terakhir berpindah karena aturan, bukan karena kalah suara.

Lintas jenjang di dapil yang sama
Pilpres 2024 di JAWA BARAT X · suara sah 1.203.496
02 · Prabowo – Gibran48,7%
01 · Anies – Muhaimin38,0%
03 · Ganjar – Mahfud13,3%

Kursi ke-7 NasDem itu warisan aturan, bukan basis lapangan. Prabowo-Gibran menang telak di dapil ini (48,7%) dengan limpahan ke caleg yang rendah, sehingga kolam pemilih 02 yang belum terkonversi menjadi rebutan paling terang untuk 2029.

PPP justru unggul di lapangan, di 3 dari 4 kabupaten
Adu suara caleg PPP vs NasDem per kabupaten · agregat resmi per wilayah
NasDemPPP
Ciamis554.810 suara sah
33.40235.165
+1.763
Kuningan372.672 suara sah
40.73833.007
7.731
Pangandaran171.634 suara sah
4.15410.832
+6.678
Kota Banjar53.914 suara sah
1.4322.706
+1.274

NasDem hanya unggul di Kuningan (7.731 suara); PPP menang di tiga wilayah lain, yakni Ciamis (+1.763), Pangandaran (+6.678), dan Kota Banjar (+1.274). Dominasi lapangan PPP nyata dan terukur, tapi seluruhnya gugur karena partai tak lolos ambang nasional.

Bintang tunggal vs tiket berimbang
Dua caleg teratas tiap partai · proporsional terbuka menghitung TOTAL partai, bukan caleg tertinggi
PPPtotal 89.056 · 0 kursi
K.H. Asep A. Maoshul Affandy no. 2
42.333
Arya Permana Graha no. 1
33.619
NASDEMtotal 86.817 · 1 kursi
Dr. Shohibul Imam no. 5
44.453
H. Pepi Tomy Sudrajat no. 2
15.381

Di dapil, tiket berimbang PPP (42.333 + 33.619) mengungguli NasDem yang bertumpu pada satu nama. Namun yang menempati kursi ke-7 tetap Dr. Shohibul Imam (NasDem, 44.453), karena hanya suara partai lolos ambang yang masuk hitungan. K.H. Asep Maoshul (PPP, 42.333), peraih suara caleg tertinggi ketiga di dapil, tak mendapat kursi.

Dua jenis pertarungan kursi terakhir
Bandingkan dengan dapil di seksi 02 · kalah di ambang vs kalah di margin
KALAH DI AMBANG
JAWA BARAT X
PPP menang suara (89.056) tapi 0 kursi karena partai gagal ambang 4% nasional. Pertarungannya di gerbang nasional, bukan di margin dapil.
KALAH DI MARGIN
JAWA BARAT I
Kursi terakhir diperebutkan antar-partai yang sama-sama lolos ambang, dan hanya terpaut 390 suara, setara sekitar dua TPS. Murni adu margin di lapangan.

Sebuah kursi bisa lepas karena partai tersandung gerbang nasional, atau karena kalah tipis di margin dapil. Keduanya tampak hanya bila hitungan nasional dan lokal dibaca bersamaan, persis yang platform ini lakukan.

Keputusan strategis yang lahir dari angka ini

  1. Ambang nasional adalah gerbang hidup-mati. 89.056 suara lapangan PPP di dapil ini menguap karena partai kurang ~197 ribu suara dari 4% nasional. Sekuat apa pun basis dapil, tak ada kursi bila gerbang nasional tak dilewati. Posisi ambang harus dipantau sepanjang jalan, bukan dihitung di akhir.
  2. Kursi ke-7 NasDem itu paling rawan pada 2029. NasDem menang kursi dengan 86.817 suara, lebih rendah dari PPP, karena limpahan aturan. Bila suara terkonsolidasi atau PPP lolos ambang, kursi ini yang pertama berpindah.
  3. Suara terbuang bisa dipetakan dan direbut. 89.056 suara PPP, ditambah suara partai lain yang gagal ambang, adalah kolam pemilih tanpa wakil. Ke mana suara itu berpindah menentukan kursi terakhir 2029, dan sudah terpetakan sampai kecamatan.
  4. Garap basis 02 yang belum terkonversi. Kemenangan telak Prabowo-Gibran di dapil belum berlimpah ke caleg. Segmen pemilih ini terpetakan dan menjadi sasaran persuasi bagi siapa pun yang mengejar kursi terakhir.
  5. Semua terbaca dalam satu layar, tanpa tim rekap. Posisi ambang nasional, alokasi kursi dapil, drill per kabupaten hingga TPS, dan analisis kandidat tersaji sekaligus. Pekerjaan yang biasanya menuntut berminggu-minggu kerja manual selesai dalam hitungan menit.

Studi kasus ini menyoroti PPP dan NasDem semata karena keduanya berada di titik penentu kursi terakhir JAWA BARAT X. Analisis yang persis sama, dari posisi ambang nasional sampai margin dapil, tersedia untuk setiap partai di masing-masing 84 dapil, dari sudut pandang mana pun.

07

Pertanyaan di rapat pemenangan, dan jawabannya

“Berapa suara lagi yang kami butuhkan untuk lolos dari dapil ini?”
PROFIL DAPIL · HITUNG KURSI

Profil dapil memuat perolehan tiap partai dan alokasi kursi dengan pembagi Sainte-Laguë, memakai engine tervalidasi yang mereproduksi persis penetapan 2024. Posisi kursi terakhir, jarak ke kursi berikutnya, dan volume suara yang harus dikejar terbaca dalam satu halaman.

“Dapil mana yang harus diprioritaskan, dan mana yang sebenarnya aman?”
SOROTAN DAPIL · LENSA PARTAI

Pilih partai Anda, dan seluruh dashboard dihitung ulang untuk partai tersebut. Dapil kuat, dapil rawan, dan peluang rebut ditandai lengkap dengan alasannya. Bahan penetapan dapil prioritas yang biasanya menuntut kerja tim rekap berminggu-minggu tersaji dalam satu layar.

“Di desa mana suara kami bocor?”
TELUSUR SUARA SAMPAI TPS

Perolehan satu caleg dapat diikuti dari total dapil turun ke kabupaten, kecamatan, kelurahan, sampai angka absolut per TPS. Bandingkan dengan Pilpres dan DPRD di titik yang sama. Bila jenjang lain kuat tetapi suara caleg jeblok, persoalannya ada pada figur, bukan pada mesin partai.

“Siapa yang layak nomor urut satu di dapil ini?”
ANALISIS KANDIDAT

Setiap profil dapil memuat caleg terpilih, peringkat suara internal partai, dan analisis kandidat kuat versus tergeser: siapa yang membawa suara sendiri, dan siapa yang selamat karena nomor urut. Bahan yang selama ini menjadi ranah konsultan kini terbuka untuk pengurus.

“Seberapa rapuh basis lawan?”
RINCIAN EMPAT JENJANG

Klik wilayah mana pun di peta, lalu hasil Pilpres (dengan margin), DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota tampil berdampingan. Wilayah yang dimenangkan lawan di satu jenjang tetapi goyah di jenjang lain adalah target masuk yang paling efisien.

“Kami tidak punya analis data. Siapa yang mengoperasikannya?”
DAPIL AI · DIRANCANG UNTUK RAPAT

Pengurus non-teknis dapat bertanya dalam bahasa sehari-hari, dan Dapil AI menjawab dengan angka dari data yang sama di layar sehingga bisa dicek langsung di tabel dan peta. Cukup dua klik dari peta Indonesia menuju dapil Anda, ukuran teks dapat diperbesar, dan istilah teknis dijelaskan.

08
DAPIL AI

Ditanya seperti staf ahli, dijawab dengan angka

Dapil AI memegang snapshot data pemilu nasional. Jawabannya mengutip angka dari dapil atau wilayah yang ditanyakan, dan angka tersebut bisa langsung dicek di tabel serta peta pada layar yang sama. Dapil AI juga memahami konteks halaman, sehingga di profil dapil ia berbicara tepat tentang dapil tersebut.

Di Jawa Barat X, kursi partai mana yang paling rawan pada 2029?
DAPIL AIKursi ke-7 (terakhir) dipegang NasDem dengan 86.817 suara. Ini kursi paling rawan: PPP sebenarnya unggul 2.239 suara di dapil (89.056), tapi gugur karena partai gagal ambang 4% nasional. Bila suara terkonsolidasi pada 2029, kursi ini yang pertama berpindah. Basis penentunya ada di Kab. Ciamis. Buka tab telusur untuk daftar kecamatannya.
09

Siapa memakainya, untuk pekerjaan apa

Caleg & tim pemenangan
Menyusun peta jalan suara per kecamatan: di mana harus bertahan, di mana perlu mengejar, dan berapa targetnya.
Daftar wilayah target beserta volume suara yang harus dikejar
DPP / DPW partai
Menetapkan dapil prioritas, menimbang penempatan caleg, serta mengalokasikan saksi dan logistik ke dapil yang benar-benar menentukan.
Klasifikasi dapil kuat, rawan, dan peluang untuk partai sendiri
Konsultan & lembaga riset
Menjalankan due diligence dapil untuk klien: baseline sebelum survei, validasi klaim kekuatan wilayah, dan forensik suara per TPS.
Data granular yang bersih tanpa perlu membangun tim entry sendiri
Kandidat kepala daerah
Membaca anatomi suara provinsi dan kabupaten dari empat jenjang sekaligus sebagai dasar penyusunan peta koalisi.
Baseline kekuatan tiap partai di setiap wilayah
10

Dari mana angkanya, dan apa batasnya

Resmi di atas, granular di bawah

Total nasional dan per dapil memakai penetapan resmi KPU, yaitu Pilpres dari Keputusan 504/2024 dan DPR RI (termasuk kursi) dari SK 360/2024. Detail per TPS memakai rekap Sirekap KPU. Setiap blok data di platform mencantumkan label sumbernya, dan cakupan real count dilaporkan apa adanya.

Tervalidasi silang

Engine Sainte-Laguë telah diuji mereproduksi persis alokasi kursi resmi 2024. Angka direkonsiliasi agar total nasional setara dengan jumlah provinsi dan jumlah dapil, sehingga tidak ada dua versi angka untuk satu pertanyaan.

Akses terkendali

Platform berjalan di infrastruktur sendiri dengan login per akun. Anotasi dan bahan strategi tim Anda tidak dibagikan lintas klien, dan tidak digunakan sebagai bahan pelatihan model AI.

11

Yang biasanya ditanyakan sebelum masuk

2029 sudah mulai dihitung.

Kursi-kursi paling tipis di tabel di atas sedang dikejar oleh seseorang. Pertanyaannya, apakah orang itu Anda atau lawan Anda.